DPW PKS Sumut Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama di Jalan Bunga Asoka.

Breaking News

DPW PKS Sumut Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama di Jalan Bunga Asoka.


DPW PKS Sumut Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama di Jalan Bunga Asoka.

Radarkriminal.online
Medan 

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera Sumatera Utara ( PKS SUMUT ) menggelar kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama yang berlangsung di Kantor DPW PKS Sumut, Jalan Bunga Asoka, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus, kader, serta masyarakat sekitar dalam suasana penuh kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh dan pengurus PKS Sumatera Utara, di antaranya Al-Ustadz Prof. Dr. H. Ahmad Jukhri, M.A. Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah, Partai Keadilan Sejahtera ( MPW PKS ) Sumatera Utara ( Sumut ), Sigit Pramono Asri S.E. Sekretaris PKS Sumut. Ustadz Mustafa Ismail S.E. Ketua Bidang Pembinaan Ummat ( BPU ).Dewan Pimpinan Wilayah, Partai Keadilan Sosual ( DPW PKS ) Sumatera Utara ( Sumut ). DR. Ahmad Darwis M.A. Sekretaris BPU Ustad DR. Rudiawan Sitorus M.FiL I. Bendahara Ustadz Asbi Syahputra S.E. serta perwakilan bidang kaderisasi Dewan Pimpinan Wilayah. Partai Keadilan Sejahtera ( DPW PKS ) Sumatera Utara ( Sumut ) Ustadz Syahrul Hamid.


Diawali Tilawah Al-Qur’an dan Doa.


Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Tilawah Al-Qur’an dan doa yang dibawakan oleh Ustadz Ade Akhyar Sirait M.PD. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menghadirkan suasana khidmat sekaligus menjadi pengingat bagi para hadirin akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini juga diikuti oleh para kader serta masyarakat yang hadir untuk bersama-sama memperingati turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia.


Sambutan Ketua BPU PKS Sumut.


Dalam sambutannya, Ketua Bidang Pembinaan Ummat ( BPU ) Dewan Pimpinan Wilayah. Parta Keadilan Sejahtera ( DPW PKS ) Sumatera Utara ( Sumut ). Ahmad Darwis menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan menyukseskan kegiatan tersebut.

“Terima kasih kami ucapkan mewakili panitia atas kehadiran bapak dan ibu sekalian. Kemudian kepada panitia dari bidang BPU yang telah memberikan kontribusi baik waktu, tenaga maupun pikirannya sehingga acara hari ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian serta mengambil hikmah dari tausyiah yang akan disampaikan.

“Saya mengajak kita semua mari mengikuti rangkaian acara pada hari ini. Apa yang nantinya disampaikan oleh Al-Ustadz Prof. Dr. H. Ahmad Jukhri kiranya dapat kita ambil hikmahnya untuk dijadikan pedoman dan bekal dalam kehidupan kita,” katanya.
Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan Syahrul Qur’an, yaitu bulan diturunkannya Al-Qur’an. Karena itu momentum Nuzulul Qur’an harus dimanfaatkan untuk memperkuat semangat umat Islam dalam membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.

“Semoga momentum Nuzulul Qur’an ini dapat menguatkan motivasi dan semangat kita untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, menguatkan hati kita, serta menghidupkan rumah tangga kita dengan bacaan-bacaan Al-Qur’an,” tambahnya.



Di akhir sambutannya ia juga menyampaikan pantun kepada para hadirin.


Pergi ke taman memetik delima,
Delima jatuh ke pangkuan.
Kalau kita mau hidup bahagia,
Mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai panduan.

Kalau ada kaca yang pecah,
Jangan diletak di tengah jalan.
Kalau ada kata yang salah,
Kiranya mohon dimaafkan.


Tausyiah Nuzulul Qur’an.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausyiah oleh Al-Ustadz Prof. Dr. H. Ahmad Jukhri M.A. yang menyampaikan tentang makna dan hikmah Nuzulul Qur’an.

Dalam ceramahnya, ia menjelaskan bahwa Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam, ketika wahyu pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk dan rahmat bagi seluruh umat manusia.

Ia menegaskan bahwa Al-Qur’an tidak hanya sekadar untuk dibaca, tetapi harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan waktu terbaik bagi umat Islam untuk memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an, baik melalui membaca, memahami maknanya, maupun mengamalkannya dalam kehidupan.
“Jika umat Islam menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, maka kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat akan dipenuhi dengan nilai-nilai kebaikan, keadilan, serta keberkahan,” ungkapnya.


Rangkaian penutup : Pemberian Bingkisan Ramadhan.


Selain tausyiah, kegiatan ini juga diisi dengan partisipasi anak-anak dalam kegiatan keagamaan yang menambah semarak suasana peringatan Nuzulul Qur’an.

Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Sebagai penutup, panitia memberikan bingkisan kepada para peserta Bilal Mayyit ( BMI ), Penggali Kubur Guru Pebgajar Anak Yatim Piatu dan Marbot Masjid yang hadir sebagai bentuk kepedulian dan berbagi keberkahan di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan kecintaan umat terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari

( tim redaksi )

0 Komentar

© Copyright 2022 - Radar Kriminal