Ketua Paguyuban Satrio Singo Lodayah Imbau Sanggar Kesenian di Medan Jaga Kondusivitas
Radarkriminal.online
Medan – Ketua Paguyuban Kesenian Satrio Singo Lodayah, Satrio, menghimbau kepada seluruh ketua sanggar kesenian yang ada di Kota Medan agar bersama-sama menjaga ketertiban dan tidak lagi terjadi tawuran dalam kegiatan kesenian kuda lumping.
Pada tanggal 15 /2/2026 kel seputih barat kecamatan medan petisah di acara Ulang tahun anggota satrio singo lodayah atas nama Rani syafitri yang ke 20 tahun
Dalam pernyataannya, Satrio menegaskan bahwa kesenian kuda lumping merupakan warisan budaya yang harus dijaga marwah dan kehormatannya, bukan dijadikan ajang perselisihan antar kelompok.
“Kami menghimbau kepada seluruh ketua sanggar kuda lumping di Kota Medan agar saling menjaga solidaritas, mempererat persaudaraan, dan tidak mudah terprovokasi. Kesenian adalah ajang silaturahmi dan pelestarian budaya, bukan tempat mencari musuh,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota sanggar untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, menghormati satu sama lain, serta berkoordinasi dengan pihak keamanan dan tokoh masyarakat setiap kali menggelar pertunjukan.
Menurutnya, apabila terjadi kesalah pahaman di lapangan, hendaknya diselesaikan dengan musyawarah dan kepala dingin, demi menjaga nama baik kesenian kuda lumping di tengah masyarakat.
“Kita ingin kesenian kuda lumping tetap dicintai masyarakat dan menjadi hiburan yang positif. Jangan sampai tercoreng oleh tindakan yang merugikan semua pihak,” tutupnya.( tim redaksi)
0 Komentar