Kebakaran Pabrik Sandal Swallow di Tanjung Mulia Mulai Padam, Rumah Warga di Bantaran Rel Aman.

Breaking News

Kebakaran Pabrik Sandal Swallow di Tanjung Mulia Mulai Padam, Rumah Warga di Bantaran Rel Aman.


Kebakaran Pabrik Sandal Swallow di Tanjung Mulia Mulai Padam, Rumah Warga di Bantaran Rel Aman.
Radarkiriminal.online
MEDAN , Kebakaran hebat yang melanda pabrik sandal Swallow di kawasan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, mulai berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran, Rabu (28/1/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi, kobaran api di area utama pabrik telah mulai padam, meski asap tebal masih terlihat menyelimuti kawasan sekitar. 

Sejumlah unit mobil pemadam kebakaran masih bersiaga untuk melakukan proses pendinginan guna mencegah api kembali menyala.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, Warga sekitar lokasi kebakaran pabrik sandal Swallow di kawasan Tanjung Mulia, Kota Medan mengaku belum mengetahui secara pasti adanya korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Hal ini disampaikan warga saat dimintai keterangan oleh awak nedia dilokasi kejadian.

Meski demikian, warga melihat ambulance beberapa kali keluar masuk area pabrik sejak kebakaran terjadi. Namun hingga ssat ini warga belum dapat memastikan apakah ambulance tersebut membawa korban atau digunakan sebagai langkah antisipasi medis.

Disisi lain, warga yang bermukim di bantaran pinggir rel, tepatnya di belakang pabrik Swllow mengaku sempat membereskan dan mengamankan barang - barang mereka sebagai langka berjaga - jaga saat api masih berkobar.

" Kami memang sempat membereskan barang - barang untuk diselamatkan bang. Alhamdulillah api tidak sampai merambat kerumah kami," Ujar salah seorang warga kepada awak media.

Warga tampak memadati sekitar lokasi kejadian untuk menyaksikan proses pemadaman. Aparat kepolisian bersama petugas terkait juga terlihat mengamankan area dan mengatur lalu lintas agar proses penanganan kebakaran berjaladn lancar.

Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Pihak berwenang masih melakukan pendataan serta penyelidikan terkait penyebab kebakaran dan total kerugian material.

( tim redaksi)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Radar Kriminal